Jumat, 13 Maret 2009

Tips merawat motor


:wub:
Cek Kondisi Oli
Oli mesin ini sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh karena itu, jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya diganti. Ganti oli secara periodic dan gunakan sesuai dengan rekomendasi Pabrikan.

Cek Kondisi Aki
Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan aki pada pagi hari.

Selain itu, jika baterei atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.

Oleh karena itu, jika terjadi hal itu, arus listrik yang dihantarkan baterei atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter dan distarter, jangan dipaksakan dengan mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya. Sebab bisa merusak gigi transmisi.

Periksa Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalo lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?

Periksa Kabel Koil dan Busi
Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan sudah terlihat ada retakan dan pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya diganti. Juga perhatikan keberadaan busi karena busi sangat vital untuk kelancaran sebuah mesin kendaraan.

Perhatikan Selang Bensin
Komponen lainnya yang perlu diperhatikan selang bensin ke karburator. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.

Panaskan Mesin paling lama 2 Menit
Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu pastinya jadi buang-buang bensin.

Periksa tekanan angin ban
Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.

Gunakan Selalu Sparepart Asli
Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi tapi daya tahan kurang.

Bajaj Pulsar

Pulsar punya teknologi Dual Twin Spark Ignition (dua busi). Mampu mengurangi gejala knocking dan mengiritkan bensin. Kinerjanya dikomandoi Trics III (Third Generation Throttle Responsive Ignition System) di karbu dan CDI digital 8 bit. Buka-tutup grip gas diperintah Trics III, debit bensin diatur efisien sesuai putaran mesin.

Beres turing, kami diberi CD ikhwal Pulsar 180 DTSi. Iklannya cukup menarik. Disitu aktor laga Jacky Chan kesemsem nih motor ini. Saking girangnya ia freestyle segala. Pihak Bajaj bilang, motor ini memang jadi andalan dan lebih bertenaga ketimbang yang 150 cc.

Dari spesifikasi mesin kelihatan. Pulsar 150 cc menganut diameter x stroke 57 mm X 56,4 mm. Sedang 180 cc yaitu 63,50 X 56,4 mm. Kapasitas bersih tepatnya 143,91 dan 178,6 cc. Soal daya kuda, 180 mentok ke angka 16,01 dk di kitiran maksimum 8.500 rpm, lebih gede dari 150 yang cuma sampai 13,10 pada 8.500 rpm.

Paling bikin unik, Pulsar 180 dilengkapi tembolok di knalpot. Sistem exaust chamber model begitu umum diterapkan di motor 2-tak seperti Suzuki RC 100 atau Cagiva Mito. Demi efisiensi, sisa bensin yang tidak terbakar ditampung di tembolok tadi. Saat langkah isap, bahan bakar masuk lagi dan dibakar kembali biar enggak ada yang mubazir.

V-ixion motor terbaik 2008


PDF Print E-mail





yamaha V-ixion terpilih mengalahkan 6 motor finalis lainnya yakni Bajaj Pulsar 200 DTS-i, Kawasaki Ninja 250 R, Honda Beat, Honda Vario, Honda Supra X125 PGM-FI, dan Suzuki Satria F150.

Pengumuman motor tahun ini atau Indonesia Motorcycle of The Year 2008 (IMOTY) disampaikan oleh Ketua Juri Adi Nugroho di sela-sela acara Jakarta Motorcycle Show 2008, di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (12/12/2008). Dari 7 finalis juri memilih 3 finalis besar yakni Honda Supra X 125 PGM F1, Kawasaki Ninja 250 R, dan Yamaha V-ixion. Juri memilih Honda Supra X 125 PGM F1 sebanyak 74 poin, Kawasaki Ninja 250 R sebanyak 75 poin dan Yamaha V-ixion sebanyak 114 poin. "7 Juri memberikan nilai mutlak kepada Yamaha V-ixion," ujarnya.

Juri memilih Yamaha V-ixion ini dengan alasan harga jual V-ixion yang sesuai dengan teknologi yang dimiliki. "Itu keputusan aklamasi dari voter 17 dewan juri," ujarnya.

Pemilihan dilakukan melalui poling dari seluruh tipe dan merek kendaraan roda dua yang sedang dijual di Indonesia oleh sekitar 40 orang wartawan yang bergelut di dunia otomotif tanah air.

Juri akhirnya mendapatkan 7 finalis. 7 Finalis itu disaring kembali oleh 17 juri inti yang juga terdiri dari wartawan-wartawan otomotif Indonesia. Hingga terpilihlah motor Yamaha V-ixion yang mendapatkan gelar bergengsi sebagai IMOTY 2008.

Materi penilaian tidak sekedar dari unsur teknis sebuah sepeda motor saja tetapi juga memperhatikan dari selera dan kebutuhan konsumen di pasar Tanah air.

Test Ride Kawasaki Ninja250R



Masih penasaran sama Kawasaki Ninja 250? Oke, Mr. Testo mo cerita pengalaman saat ngetes, nih! Pastinya to the point aja, ya! Dari segi tampilan tentu Anda sudah pada tau bentuknya seperti apa. Buat yang belum tau, silakan pelototi gambarnya di sini.

Nah, saat ngambil unit tesnya dari PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) di Pulogadung, Jaktim, Reiner M. Sitorus, senior manager bagian spare part & service KMI kasih wejangan. “Motor ini bensinnya unleaded (tanpa timbal) dan minimal pakai yang beroktan 92 atau setara Pertamax. Sebab rasio kompresinya tinggi lo, yakni 11,6:1. Sedang kapasitas tangkinya mencapai 18 liter.”

Kebetulan Ninja 250R yang dipinjamkan ke Mr. Testo warnanya hitam. Kondisinya gres dan jarak tempuh di odometer baru 2 km. Sementara saat ini yang dijual di Indonesia baru 3 warna. Dua lainnya, lime green dan passion red. Tampilan ketiganya sama-sama cihuy deh, mengisyaratkan performa dan kejantanan. Selepas dari KMI, Mr. Testo langsung inreyen keliling kota Jakarta. Niatnya sekalian pengen tau rasanya naik motor berkonsep sport tulen yang posisi setangnya merunduk plus bodi full fairing dengan dimensi lumayan gede di kemacetan ibu kota.


Kental nuansa moge

Empasan suara khas motor multisilinder
Hasilnya, baru berjalan sekitar 1/2 jam pada jam kerja (sekitar pukul 12.00-13.00 siang), Mr. Testo langsung terjebak macet di kawasan Pasar Senen, Jakpus. Meski begitu, jarak himpitan mobil dan bus gede belum begitu rapat, sehingga tidak menyulitkan Mr. Testo untuk nyelip secara perlahan. Namun begitu berhadapan sama lampu merah, himpitan kendaraan makin rapat, Mr. Testo harus pasrah mengantre di belakang rentetan biker lainnya.

Alamak, baru 5 menit di lampu merah, hawa panas cukup menyengat mendadak menyerang seputar paha bahkan hingga ke muka. Itu bukan hanya karena terik matahari di ubun-ubun. Melainkan juga lantaran hawa panas mesin lewat celah-celah di fairing serta semburan kipas radiator dari dekat setang.

“Rasanya saat itu gak betah. Memang sih naik motor ini serasa naik moge, sehingga berkesan macho. Tapi konsekuensinya ya sama juga kayak moge. Efek hawa panas mesinnya itu lo, kalau berhenti lama bakal sangat terasa, hehehe..,” tutur Mr. Testo.

Maklum, konsepnya kan motorsport. Sudah pasti lebih sip diajak melesat di kawasan bebas hambatan. Misal keluar kota dan sebagainya. Sehingga hawa panas mesin tak akan dirasa. Sementara kalau dipakai buat beraktivitas sehari-hari di daerah kota yang belakangan kian macet, ya harus siap risiko tadi.

Sebaliknya, paling sip ya dipakai buat gaul. Misal dibawa kongkow dengan teman-teman ke kafe, tempat tongkrongan atau dipakai berlibur. Pastinya, saat kondisi adem, misal pagi, sore atau malam. Dijamin Anda tak akan kegerahan, deh.

Oh ya soal performa mesin, Anda tak perlu ragu lagi. Top speed motor dengan jumlah transmisi 6-percepatan ini mampu tembus hingga 160 km/jam pada gigi 6. “Kecepatan segitu didapat pada putaran mesin 13.000 rpm di jalan datar,” terang Mr. Testo. Lalu, lanjut Mr. Testo yang berbobot 78 kg, karakter transmisinya rapat-rapat antar giginya alias close ratio.

Torsi mesin di putaran bawah juga dahsyat untuk ukuran motor 250 cc. Meski max torquenya, 22 Nm didapat pada putaran mesin tinggi (9.500 rpm). “Pelintir gas dikit aja, motor langsung ngibrit. Apalagi kalau main slip kopling,” tambah Mr.Testo. Entakan power di putaran tengah hingga atas pun terasa ngisi terus. Apalagi dikombinasi transmisi close ratio. Membuat tenaga putaran mesinnya di tiap gigi seperti tak putus-putus.

Sementara buat dipakai berkaselerasi normal atau sedang, cukup lakukan pergantian gigi pada putaran mesin sekitar 4.000-5.000 rpm. Dengan cara berkendara seperti itu dan kecepatan dipatok tak lebih dari 70 km/jam pada gigi 6, konsumsi bensinnya masih bersahabat. Yakni 1 liter Pertamax bisa 30,625 km.

Data Pengetesan KLX250S Ninja 250
Akselerasi
0 – 60 km/jam : 3,2 dtk
0 – 100 Km/jam : 8,1 dtk
0 – 201 meter : 10 dtk
0 – 402 meter : 16 dtk
Top Speed (gigi 6) :160 km/jam
Konsumsi BBM : 30,625 km/liter

Alamat bengkel Fiberbody

ALAMAT BENGKEL FIBER & MODIFIKASI SE-INDONESIA

Supaya makin komplit urusan ngemodifnya, Oto2 kasih referensi bengkel modifikasi yang gape bikin bodi fiberglass dan ubahan dibagian kaki-kaki. Semoga bermanfaat..n buat bengkel modif yang belum kecatut silahkan kirim alamatnya via komen disini…okay

JAKARTA - JABAR

JATAYU MOTORSPORT
Jl. Tubagus Angke, Komplek Taman Harapan Inah Blok A/29 Jakarta Barat
Telp. (021) 56960025 HP. 0811839391

LAKSA MOTOR
Jl. Karet Pedurenan no.100 Jakarta Selatan
Telp. (021) 5254385 HP. 08128705638

JATENG - JOGJA

ALLAN FILLY MODIFIKASI
Jl. Parang Tritis Km 2,5 Krapyak Wetan no.275 Jogja
Telp. (0274)371679-7401269
HP. 0818464531

ALV MOTOR
Jl. Basuki Rahmat 48 Jajar-Solo
Telp. (0271) 710842

CUSTOM WORLD
Jl. Situmpur 79 (Belakang supermarket Moro) Purwokerto
Telp. (0281) 636796 HP. 08161985735

DAMAR MODIFIKASI
Jl. Kol. Sutarto 165 Solo (depan kolam renang Tirtomoyo) Solo
Telp. (0271) 648167 HP. 08156754555

ENDY SAKTI MODIFICATION
Jl. By Pass No. 20 Klaten Telp. (0272) 327513

HENGKY MODIFICATION
Jl. Veteran 12 Jogja
Telp. (0274) 385702-7412448

KING MOTOR
Jl. Sudirman Barat 141 Purwokerto atau HP : 08122712488

MMB
Jl. Jatiwinagun 54 Purwokerto atau Telp : (0281) 631742

MUGI ELING
Evolution Young Street
Custom
Jl. Pemuda 709 Purwokerto HP. 08562630281.

NUGROHO MOTOR
Jl. Yos Sudarso no 269 Solo
0271-6305530

TJ MODIFIED
Jl. Ganesha 1 no. 1 Kudus
(depan pasar Jember)

TOPEX CUSTOM MODIFIED
JL. Langgar Dalem 193 RT. 03/I Kudus
Tlp : 081325775271

PENG’AN MODIFICATION
Jl. Gorongan 267 Ring Road Utara Jogja (Sebelah barat UPN) Jogja
HP. 08122700641

YOUNG STREET CUSTOM
Jl. Pemuda 709 Purwokerto HP : 08121592854.

X-K BIKE DESIGN
Jl. Pasir Muncang (Belakang SD) Purwokerto atau Telp : (0281) 621811 atau HP : 0816692964.

JATIM & LUAR JAWA

M.A.M ( Motorcycle Art Modification ) Mojokerto - Jawa Timur
Sasap-modongan, Sambiroto/
Jl. Raung Raya no 10 Perum Wates Mojokerto
(SUGIK) 08121751800/03215188886
email ; mam.modif@ymail.com

YURI, FIBERGLAS ART DESIGN
perum. griyo wage asri ii ac-28 waru-sidoarjo
031-71936090/08155206001

ALEX SPORT RACING
Jl. Putro Agung Kulon 116 E-F/ 031 Surabaya
(3735720/0812352837)

HARRIES FIBERGLAS MOTOR
Jl. Hayam Wuruk
Sempusari Jember
(0331) 489794/ 081559519101

BENGKEL FIBERGLAS IWANSYAH/Iwansyah
Tembokrejo (depan SMP 8)Pasuruan

HAMMAN MOTOR CUSTOM
Jl. Irian Jaya no 1 Pasuruan Jawa Timur
Telp 0818313836

GONDRONG YOGA ANTI MODIFIED
Jl. Pattimura no 4 Plumbon Pandaan
Jl. Jetak km 3 Pandaan
Telp 081 331405807 - 08133410854

KAM TECHNIK/ SUKAMTO
JL. Asem payung 21 surabaya
031-5928621/ helmi 08123173966

ROEP FIBER WORK
Jl. Raya Dadap Rejo 24 Batu
By Purwanto (0341)465543 - 7674290

SUKEN FIBERGLAS/ PONCO SUKENDRO
Jl. Tenggulunan no 9 Sidoarjo
031-8954344/ 08121654433

THE AUTO/ DJUANG TEDJA
Jl. Mulyorejo Utara 189-191 Surabaya
031-3897240/70917608

IPOEL (IMS RACING)/ Andi Syaiful S.
Jl. Masjid Marconi Rt22 no 83A Tarakan
30628/HP (0551) 5506408

TAYUNG RACING
Jl. Dr.
Sutomo 5 Tarakan 0551-31565
081545325988

AGUS SOLIKIN ( KAMPRET )
Perum Nuansa Utama Permai Taman Griya Jimbaran Bali. 085237044166

2MB (MODIFIKASI MOTOR BALIKPAPAN )
Jl. MT. Haryono (Al Makmur) rt 40 No. 27 Balikpapan 76114
HP. 081319227849

Vega ZR &Absolute Revo







Boleh saja mengira, Yamaha Vega ZR adalah perubahan kecil dari versi terdahulunya, Vega R. Tapi ternyata tidak ada yang sama antara kedua motor ini kecuali desain bodinya yang masih sedikit mirip, maklum Yamaha menciptakan kedua motor “irit” ini sebagai kakak dan adik. Selain itu semuanya berbeda dari sasis sampai mesin. Vega ZR benar-benar baru.

“Ini adalah pengembangan terbaru dari generasi Vega R namun bukan sekedar perubahan kecil. Vega ZR ini benar-benar baru,” buka Dyonisius Beti, Vice President Director, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) yang mengelar acara launching heboh dengan mendatangkan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo. Apakah Vega ZR seheboh Lorenzo? Mari kita lihat bersama motor yang baru akan resmi diproduksi sekaligus dijual pada Januari 2009 ini.

“Kita baru akan produksi dan jual pada Januari 2009, makanya belum tahu harga pastinya. Mungkin sedikit lebih mahal Rp 500 ribuan dengan Vega R. Nanti kita kasih kepastian harganya, sabar ya,” terang Dyon dengan senyum ramahnya. Tapi tentunya boleh dong Pak, dagangannya kita kupas sedikit.


Sein di body

Desain head lamp mirip Vega R

Untuk membuktikan mereka berbeda bisa dilihat dari konstruksi rangkanya. Bila dibandingkan Vega ZR dan Vega R punya dimensi yang berbeda. Vega ZR punya sumbu roda lebih panjang. Bila Vega ZR panjangnya 1235 mm sedang Vega R hanya 1195 mm. Meski lebih panjang bukan berarti tak selincah Vega R. Dengan selisih yang sangat kecil bisa dipastikan tidak akan terasa perbedaannya.

Justru akan membuat motor lebih stabil karena tenaga dari mesin 115cc diklaim lebih besar. Apalagi bila melihat kontruksi mesinnya yang over stroke, Vega ZR memiliki torsi yang lebih besar bila dibanding dengan Vega R. Tentunya konstruksi rangka seperti ini akan membuat Vega ZR makin tenang saat berakselerasi.

Coba bandingkan, Vega ZR memiliki diameter piston 50 mm dan langkah 57,9 mm. Sedang pada Vega R diameter pistonnya 51mm dan langkahnya 54,0 mm. Berdasarkan data ini sudah terbukti Vega ZR punya torsi dan tenaga di putaran bawah yang cukup besar.

Bicara irit-iritan, motor dengan karakter seperti ini juaranya. Karena pengendara tidak perlu membuka gas dalam-dalam untuk mengajak motor berjalan. Konstruksi mesin ini juga membuktikan bahwa mesin yang dipakai Vega ZR benar-benar berbeda dengan pendahulunya Vega R. Bahkan karakternya mirip-mirip Yamaha Mio yang punya diameter piston dan langkah sama.


Stop lamp elegan

Kunci jok di spatbor belakang
Urusan desain, garis bodi Vega ZR dan Vega R masih mirip-mirip. Perubahan paling mencolok ada pada lampu sein yang tak lagi terletak di setang. Selain itu letak kunci kontak juga unik karena tidak terletak di bodi samping namun ada di spatbor belakang tepatnya di atas tempat plat nomor. Katanya si untuk memudahkan saat membuka jok.

Spesifikasi Vega ZR :
Mesin
Tipe : 4 langkah SOHC pendingin udara
Diameter x Langkah : 50,0 x 57,9 mm
Volume Silinder : Satu silinder mendatar
Gigi transmisi : 4 Kecepatan
Pola Pengoperasian gigi : N-1-2-3-4 (Kembali)
Kopling : Manual, Basah, Multiplat
Karburator : VM 17 SH x 1 Mikuni
Sistem Starter : Motor Starter dan Starter Engkol
Kelistrikan
Battery : 12V5AH
Busi : C6HSA/W20FS-U
Sistem Pengapian : DC-CDI
Rangka
Tipe Rangka : Pipa Besi
Suspensi Depan : Teleskopic Fork
Suspensi Belakang : Swing Arm
Ban Depan : 70/90-17M/C38P
Ban Belakang : 80/90-17M/C44P
Rem Depan : Cakram Hidrolik /Tromol
Rem Belakang : Tromol
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi : 1930 mm x 675 mm x 1055 mm
Jarak Sumbu Roda : 1235 mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 126 mm
Kapasitas Tangki : 4,2 liter
Berat Isi : 97 kg

Spesifikasi Vega R :
Mesin
Tipe : 4 langkah Air Cooled
Diameter x Langkah : 51,0 x 54,0 mm
Volume Silinder : 110,3 cc
Susunana Silinder : Satu mendatar
Gigi Transmisi : 4 Kecepetan
Pola Pengoperasian : N-1-2-3-4 (Return)
Kopling : Manual, Basah, Multiplat
Karburator : VM 17 x 1 Mikuni
Sistem Starter : Motor Starter dan Starter Engkol
Kelistrikan
Battery : 12V5AH
Busi : C6HSA/W20FS-U
Sistem Pengapian : CDI
Rangka
Tipe Rangka : Pipa
Suspensi Depan : Telescopic Fork
Suspensi Belakang : Swing Arm
Ban Depan : 70/90-17M/C38P
Ban Belakang : 80/90-17M/C44P
Rem Depan : Cakram Hidrolik
Rem Belakang : Tromol
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi : 1890 mm x 675 mm x 1030 mm
Jarak Sumbu Roda : 1195 mm
Jarak Terendah ke Tanah : 146 mm
Kapasitas Tangki : 4,2 Liter
Berat : 95,1 Kg

Honda Absolute Revo 110


1265tes-new-revo---endro-1.jpgHonda Absolute Revo 110 resmi dilaunching Jumat (30/1) lalu di Senayan, Jakarta Pusat. Menyasar pasar murah sebagai pengganti Revo lama yang sudah tidak diproduksi lagi. Di Jakarta dijual Rp 11,6 juta (Spoke atau jari-jari) dan Rp 13,5 (CW dan warna tri tone).

Mengusung mesin dan rangka yang sama dengan Honda Blade 110. Makanya boleh dibilang versi murahnya Balde 110. Supaya nggak penasaran, MOTOR Plus langsung jajal dan menilai secara desain Revo 110 sesaat setelah launching.

Ada beberapa poin yang bisa dibandingkan dengan Blade 110R. Salah satunya adalah fitur.


RIDING IMPRESSION

1266tes-new-revo---endro-2.jpg
Penarasan langsung mau geber New Honda Revo 110? Entar dulu. Namanya juga motor baru. Semua fitur dan kelebihan teknologi di motor mesti dipelajari. Jangan sampai Bruer en Sus main putar gas, tapi gaptek saat di atas tunggangan. Wuuuuu!

Memang sih, beda dari generasi Revo sebelumnya. Selain desain bodi lebih smart jika dilihat dari lekukan yang lebih slim dan aerodinamis. Mesinnya cuy.., naik 10 cc dari Revo sebelumnya yang cuma mentok di angka 100 cc kalau dioversize cepek (100).

Tak cuma tambah kapasitas. Mesin 110 cc dari bore x stroke yaitu 50 mm x 55,6 mm didukung teknologi baru. Persis seperti di Blade 110R. Yaitu ada roller rocker-arm pendukung kerja kem, piston berprofil maksimalkan pelumasan, pergeseran offset cylinder agar piston minim gesek. Serta perubahan komponen kopling manual yang andalkan per diafragma.

“Teknologi di mesin dan sasis mirip Blade 110R. Cuma yang ini versi fashionable-nya. Tinggal konsumen mau pilih mana. Dan dari semua teknologi itu, Revo 110 dilebeli EFT alias Efficient & Low Friction Tecnology,” tegas Handy Hariko, Deputy General Manager Technical Service, PT Astra Honda Motor (AHM).

1267tes-new-revo---endro-3.jpgArtinya performa Revo 110 tak bisa dianggap remeh. Terlebih saat sobat pertama kali akan menungganginya. Dan itu dibuktikan Em-Plus saat pertama diberi kesempatan menjajalnya di areal parkir Gelora Bung Karno (30/1) kemarin.

Di atas Revo 110, dengan postur tubuh sekitar 162 cm ujung jari kaki sedikit jinjit. Tapi posisi pengendara tetap nyaman. Begitu juga saat menatap menu di panel spidometer. Tampak jelas lantaran posisinya lebih tegak juga banyak perubahan posisi panel.

Di bagian lain seperti tombol sakelar, juga sangat lembut lantaran dimensinya agak besar dan mudah dioperasionalkan. Itu lantaran jarak genggaman jari tangan di grip dengan sakelar mudah dijangkau.

Tahap berikutnya memfungsikan kunci kontak sebagai syarat menghidupkan mesin pakai tombol starter. Setelah 1 menit, mesin minim getaran saat langsam pun dioperasionalkan dengan menginjak persneling ke posisi gigi 1.

Em-Plus sontak dibuatnya. Apalagi saat tanpa sengaja grip gas dipelintir sedikit. Wah.., akselarasinya oke juga. Revo 110 lantas digeber di trek yang sudah disediakan.

Sayang, tenaga putaran menengah ke atas agak tertahan khususnya di kecepatan 40 km/jam di posisi gigi 2 mau ke 3. Tapi mungkin atasnya bisa lebih sip jika trek lurus yang tersedia lebih panjang lagi. Yah.., namanya juga riding impresion. Ya, macam itu rasanya.

Cuma yang bikin Em-Plus tercengang, key shutter Revo 110 tertutup otomatis. Maksudnya, begitu kunci kontak dicabut, lempengan pengaman lubang kunci langsung tertutup rapat.

TES BENSIN1268tes-new-revo---endro-4.jpg

Pengujian bahan bakar Absolute Revo 110 belum mendekati akurasi. Lantaran, lokasi pengetesan kurang memenuhi syarat. Tempatnya di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Revo 110 hanya maksimal digas sampai gigi 3.

Pengujian dilakukan crew Em-Plus yang beratnya 60 kg dan tinggi 162 cm. Kecepatan rata-rata 40 km/jam sampai 50 km/jam. Panel km menunjukan angka 113,6 km sebelum Revo 110 dipakai.

Pengujian menggunakan tabung infus dengan kapasitas bensin yang dimasukan 100 cc. Revo 110 digunakan sampai bensin diinfus kering alias habis. Total jarak tempuh sampai bensin habis di tabung infus 117,5 km.

Berarti 117,5 km dikurangi 113,6 km. Jarak tempuh tes 3,9 km. Artinya 100 cc bensin habis untuk 3,9 km. Kalau 1 liter bensin dengan penggunaan yang sama seperti crew Em-Plus, Revo 110 bisa dipakai sampai 39 km. “Ingat lho mesin hanya dipakai maksimal gigi 3. Belum lagi faktor lain,” bilang Handy Hariko lagi.

Bandingkan hasil uji bensin Revo 110 dengan Blade 110R. Seperti di edisi 512 yang dijajal dengan bobot pengendara 65 kg. Hasilnya 1 liter bensin di Blade sanggup dipakai sampai 47,5.

DESAIN DINAMIS ANAK MUDA

1269tes-new-revo---endro-5.jpgDari segi desain, Em-Plus mengamati beberapa poin penting. Di sudut estetika, Revo 110 cukup mewakili kesan dinamis khas anak muda dengan bodywork minimalis dan pilihan warna sesuai tren.

Sisi lain desain akan menyangkut beberapa aspek, yakni aerodinamika yang memperhatikan gerak alir udara (streamline), comfortability (kenyamanan berkendara), safety riding dan kemudahan pemakaian (easy handling dan user friendly) .

“Dalam istilah dunia desain produk kaitannya dengan kenyamanan antara manusia dan peralatan,” jelas Drs. Edi Setiadi Putera, dosen Institut Teknologi Nasional yang juga juri kehormatan di ajang MOTOR Plus Award 2008.1270tes-new-revo---endro-6.jpg

Saat menjajal kali pertama Revo 110 cc, kamu tak menghadapi masalah berarti untuk comfortability, easy handling, dan user freindly. Evaluasi justru pada fitur spidometer. Masih sama dengan varian Honda lainnya, Revo 110 tak memiliki warning bahaya di spidometer. Warna dari kecepatan nol sampai maksimum tetap sama. “Di sisi ergonomi hal ini kurang ideal,” jelas Edi.

Yuk simak fitur spido khususnya petunjuk bahan bakar dari E (Empty) ke F (Full). Dari sisi desain, dinilai kurang ideal. Secara umum, rider terbiasa membaca dari kiri ke kanan (searah jarum jam).

Logikanya, petunjuk F seharusnya ada di kiri dan E ada di kanan mengingat peruntukkannya bahwa F (kondisi aman, bensin penuh) dan E (kondisi tak aman, bensin kosong). Nah, akan menjadi makin informatif jika rider diberi ‘warning’ E ada di sebelah kanan, karena bensin semakin berkurang saat pemakaian.

Kelebihan fitur lainnya memang ada. Petunjuk pemindahan gigi dari bawah ke atas sudah sesuai kaidah ergonomi. Friendly user ditunjukkan Revo 110 lewat pemakaian bahan fosfor di kunci kontak yang menyala saat gelap. 110R(kiri)

SPESIFIKASI TEKNIK Absolute Revo 110
Panjang X lebar X tinggi 1.925 x 709 x 1.084 mm
Jarak sumbu roda 1.221 mm
Jarak terendah ke tanah 147 mm
Berat kosong 98 kg (CW), 97 kg (Spoke)
Ukuran ban depan 70/90-17 M/C 38P
Ukuran ban belakang 80/90 - 17 M/C 44P
Kapasitas tangki bahan bakar 3,7 liter
Tipe mesin 4 langkah, SOHC, pendinginan udara
Diameter x langkah 50 x 55,6 mm
Volume silinder 109,1 cc
Perbandingan kompresi 9,0:1
Daya maksimum 8,46 PS/7.500 rpm
Torsi maksimum 0,86 kgf.m/5.500 rpm
Kapasitas oli mesin 0,8 liter

Blade 110R
Panjang X lebar X tinggi 1855 x 709 x 1071 mm
Jarak sumbu roda 1.221 mm
Jarak terendah ke tanah 147 mm
Berat kosong 96,8 kg
Ukuran ban depan 70/90-17 M/C 38P
Ukuran ban belakang 80/90 - 17 M/C 44P
Kapasitas tangki bahan bakar 3,7 liter
Tipe mesin 4 langkah, SOHC, pendinginan udara
Diameter x langkah 50 x 55,6 mm
Volume silinder cc 109,1 cc
Perbandingan kompresi 9,0:1
Daya maksimum 8,46 PS/7.500 rpm
Torsi maksimum 0,86 kgf.m/5.500 rpm
Kapasitas oli mesin 0,8 liter

Kamis, 12 Maret 2009

CS1 vs Satria FU vs MX

Mampukah andalah baru Honda yaitu City Sport One menandingi rival nya yaitu Yamaha Jupiter MX dan Suzuki Satria FU150?

Edi Darmawan yg menjabat sebagai marketing manager PT Indomobil Niaga Internasional mengatakan “FU unggul teknologi”, sedang Bambang Asmarabudi sebagai GM marketing & promotion PT Yamaha Motor Kencana Indonesia menuturkan “Dengan cc lebih besar, performa dan tampilan lebih maju saya kira MX masih kuat bertarung dengan CS-1″.


Honda CS-1

Motor ini unggul telak soal riding position. posisi stang, stepbar dan jok terasa pas. dijamin tidak membuat punggung cepat pegal. responsif dan tenaganya pas. gelagat motor saat menikung cepat di tikungan mudah dikontrol karena penyaluran tenaga reponsif namun smooth.
CS-1 juga stabil saat dikebut di jalan bergelombang apalagi mulus. kelebihan lain adalah fitur spt panel indikator digital dan dobel cakram untuk bagian pengereman.
Tampangnya futuristik dijamin membuat pengendara lain menoleh. desainnya memang agak aneh, tapi melihat kedepan inilah desain yg bakal banyak dipakai.
Kelemahannya, posisi gigi terkadang suka pindah dengan sendirinya. persnelingnya walau enteng dilakukan ketika memindahkan gigi masih disertai bunyi.

Suzuki Satria Fu 150

FU memang unggul teknologi mesin. selain cc yg lebih besar daripada CS-1, mesin FU juga sudah menggunakan kem ganda (DOHC) 4 katup. jadi tidak heran jika powernya unggul 3,2 ps dibanding CS-1. harganya juga lebih murah sekitar 300rb dari CS-1.
Pengendalian motor juga baik meski secara keseluruhan FU harus mengakui keunggulan CS-1 soal riding position. karena mengendarai FU pengemudi harus sedikit membungkuk karena setang bawaan model jepit.
Kekurangan FU ada pada konsumsi BBM yg boros. satu liter paling bisa dipakai jalan tak lebih 30 km. mungkin karena itu motor ini dibekali tangki bensin paling besar. selain itu untuk menyetel klep motor ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena penyetelan tak lagi menggunakan fuller gauge melainkan dengan menanam shim. salah penanganan FU justru gak lari. motor ini juga kurang fungsional karena desainnya murni bebek sport yg tidak menyediakan boks penyimpanan barang.

Yamaha Jupiter MX 135 LC

Sementara desain MX paling sesuai dengan selera masyarakat indonesia. kesannya kental nuansa bebek apalagi harganya paling murah. tak heran klau motor ini merajai penjualan bebek kategori hi end.
Motor ini juga masih dapat mengakomodir barang belanjaan di dek tengah. suatu hal yg mustahil diterapkan pada CS-1. part variasi add-on atau custom buat MX banyak tersedia. begitu juga bengkel yg sanggup mengopreknya.
MX kalah daya dibanding CS-1 (11,17 ps VS 12,8 ps) tapi MX unggul torsi (11,65 Nm VS 10,2 Nm) jadi MX lebih pas dipakai di jalanan kota yg padat karena situasi jalan spt itu membutuhkan akselerasi hebat.
Sayangnya penyaluran power dari mesin MX cenderung liar. buka gas sedikit saja mesin langsung merespon lewat hentakan. hal lain yg sering dikeluhkan pemilik MX yaitu bunyi ngorok yg muncul saat diajak berakselerasi. mekanisme oper gigi juga ala bebek yaitu 4 speed untuk menaikkan gigi tekan pedal persneling ke depan dan ke belakang untuk menurunkan.
Posisi mengemudi MX juga tidak senyaman CS-1 setang MX terasa lebih mendekati pengemudi. saat dicoba menikung, merebahkan MX tidak semudah merebahkan CS-1,MX justru meng-counter ajakan rebah. fitur MX juga paling sederhana, tak ada panel digital atau cakram belakang. tampilan bebek ini juga sudah masanya mengalami penyegaran

Profil Satria FU

Inilah dia sang fenomena dari sebuah teknologi otomotif suzuki New satria FU 150

Baru-baru ini Suzuki mengeluarkan versi baru Satria FU, tetapi tidak banyak perubahan yang terjadi, mesin tetap menggunakan teknologi versi sebelumnya, perubahan hanya bermain di corak striping baru dan bentuk headlamp baru, kalau yang lama sekilas seperti Suzuki Hayabusa yakni memanjang ke bawah berbentuk oval, kalau yang versi baru ditambahi dengan sein di kiri dan kanan yang menyatu dengan rumah headlampnya. sekilas headlamp terlihat semakin besar.
Suzuki Satria FU telah melakukan Facelift. Dimana Suzuki melakukan perubahan pada beberapa sektor. Antara lain winshield, Dashboard dan k

nalpot serta mengganti warna blok mesin-kopling dengan warna kuning. doff / Flat Gold Tujuanya tidak lain, yaitu memperkuat siluet mesin yang
Memang berukuran lumayan besar. Lampu depan terlihat sepereti yang ada pada Kawasaki Athlete. Tetapi sebenarnya model tersebut adalah meniru milik Suzuki GSX-R 600/750 K8. Ingat FU sekarang memiliki batok lampu yang mirip dengan Hayabusa K1. Sedangkan warna flat gold pada mesim membuat kesan dominan mesin di antara sasis. HmmMesin Nggak Dirubah ? Ndak Masalah …Mesin FU sejauh ini terasa masih mumpuni. Baik dari segi kapasitas dan performa rasanya masih sulit bagi pabrikan lain untuk menyainginya. Tidak masalah bila suzuki tidak melakukan update berarti pada mesin FU 2009 - selain melakukan perubahan warna (kosmetik) selain ditujukan untuk menjaga harga jual, mesin FU yang dirillis beberapa tahun kebelakang dirasa masi mumpuni, setidaknya jika sekedar untuk menghadapi Honda CS1 dan Jupie MX. Setidaknya untuk 2-3 tahun mendatang. So, kita nikmati saja FU yang semakin menjadi GSX-R …

DIMENSI
Panjang Keseluruhan : 1.945 mmLebar Keseluruhan : 652 mmTinggi Keseluruhan : 941 mmJarak Antara As Roda : 1.280 mmJarak Mesin ke Tanah : 95 mmBerat Kendaraan : 95 kgTinggi Tempat Duduk : 764 mm
MESIN
Jenis : 4-Tak, DOHC, Berpendingin Udara SACS, 4-katup Jumlah Silinder : 1 (satu)Diameter Silinder : 62 mmLangkah Piston : 48,8 mmKapasitas Silinder : 147,3 cm3Perbandingan Kompresi : 10,2 : 1Daya Maksimum / rpm : 16 Ps/9.500Torsi Maksimum Kgm/rpm : 1,27/8,500Karburator : MIKUNI BS 26 - 187Saringan Udara : Jenis KertasSistem Starter : Kaki dan elektrikSistem Pelumasan : Perendaman Oli
TRANSMISI
Kopling : Manual plat majemuk tipe basahTransmisi : 6 PercepatanArah Perpindahan Gigi : 1 Ke bawah, 5 Ke atasRantai Penggerak : DID 428 DS, 122 mata
RANGKA
Suspensi Depan : Teleskopik, pegas spiral, bantalan oliSuspensi Belakang : Lengan ayun, pegas spiral, bantalan oliSudut Kemudi : 45o (Kanan dan Kiri)Radius Putar : 2 mRem Depan / Rem Belakang : Cakram / CakramUkuran Roda Depan : 70/90 - 17 38SUkuran Roda Belakang : 80/90 - 17 44S
SISTEM LISTRIK
Sistem Pengapian : CDIBusi : NGK CR8E atau DENSO U24ESR-NAccu : 12 Volt 2,5 Ah 10 HRKapasitas :Tangki Bahan Bakar : 4,9 LDengan penggantian saringan oli : 1,100 mlOli Mesin : 100
Kesimpulan :
Semua pasti setuju kalo si Siti(*Satria) emang rajanya motor bebek,fenomena tekhnologi & motor impian.